

Proses Install ulang pakai rufus ini saya urutkan supaya aman, agar meminimalisir kehilangan data atau kesalahan saat anda melakukan prosesnya dan hasil instalasinya juga menjadi optimal. Fyi, salah satu kelebihan yang saya suka dari rufus yaitu bisa bypass syarat untuk install Windows 11.
Backup semua data pribadi anda yang ada di drive C, seperti:
Apapun itu data yang menurut anda PENTING, Pastikan SEMUA sudah diamankan ke media penyimpanan/storage berbeda (selain drive C).
Media backup yang bisa anda gunakan
Saya melakukan rename (ganti nama) local disk C (yang berisi windows)
Caranya: buka This PC > pilih local disk C > klik kanan > pilih rename.
Anda juga bisa mengikutinya, ganti ke nama yang mudah anda ingat, supaya nanti tidak kesulitan saat memilih partisi C yang akan diformat untuk di isi windows yang baru.
Kenapa hal ini dibutuhkan, karena jika anda salah menghapus partisi yang tidak semestinya, seperti drive D atau E mungkin disitu berisi data pribadi, konsekuensi nya cukup fatal bisa menyebabkan anda kehilangan data secara permanen.
Jangan lupa juga untuk mencatat spesifikasi & driver penting dari PC/laptop anda (antisipasi kalau nanti kesulitan), seperti:
Siapkan installer windows (Bootable USB) yaitu:
Langkah selanjutnya unduh file yang diperlukan

Keterangan:
Lewat Disk Management
Biasanya Disk 0 itu disk utama yang berisi Windows
Bisa juga cek lewat Command Prompt (CMD)
Untuk Target system dan File system yang ada di Rufus biarin aja, karena akan menyesuaikan secara otomatis dengan partition scheme yang anda pilih, cluster size juga biarkan by default. Untuk Volume tabel by default juga gapapa.
Jika semua sudah sesuai, klik START di rufusnya

Kemudian klik Ok

Kemudian klik Ok lagi, lalu tunggu hingga proses pembuatan bootable windows nya selesai.

Jika sudah selesai seperti ini, anda bisa tutup aja aplikasi rufusnya, kemudian lanjut ke
| Brand Laptop | Tombol Masuk BIOS | Catatan |
|---|---|---|
| Acer | F2 | Pencet berulang saat laptop dinyalakan |
| ASUS | F2 / Del | Generasi lama pake tombol Esc |
| Lenovo | F2 / Fn + F2 | Ada tombol Novo Button (lubang kecil) |
| HP | F10 | Kadang juga tombol Esc |
| Dell | F2 | kalo tombol F12 untuk Boot Menu |
| MSI | Del | Umum di laptop gaming |
| Samsung | F2 | – |
| Toshiba | F2 | Beberapa seri ada juga pake tombol Esc lalu F1 |
| Sony VAIO | F2 / Assist | Tombol Assist khusus |
| Microsoft Surface | Tahan Volume Up + tombol Power | Lepas tombol Power saat logo muncul |
| Brand Motherboard | Tombol Masuk BIOS | Catatan |
|---|---|---|
| ASUS | Del / F2 | Tombol Del paling umum |
| MSI | Del | – |
| Gigabyte | Del | – |
| ASRock | Del / F2 | – |
| Biostar | Del | – |
| Intel | F2 | Motherboard lama |
Kalo sudah tau tombolnya sesuai PC/laptop kalian, lakukan restart ke PC/laptop anda yang akan di install ulang lalu masuk ke BIOS / Boot Menu.
Lanjut Setting Boot Priority nya
Jika di PC/laptop anda ada opsi:
Jika sudah, pilih tombol shortcut untuk save configuration and exit lalu tekan yes.
Faktor paling utama disebabkan karena tidak dibuat dengan mode yang sesuai dengan UEFI (GPT) atau Legacy (MBR) di PC/laptop anda, coba cek apakah anda buat di mode UEFI tapi PC/laptopnya Legacy, begitupun sebaliknya. Solusinya buat bootable baru dan pastikan sudah sesuai dan benar.
Bahasa, waktu negara yang dipilih dan settingan keyboard
Jika belum punya, klik saja (I don’t have a product key) bisa di skip terlebih dahulu.
Jika sudah, klik Next
Apabila anda mengalaminya, itu karena bootable yang anda buat GPT tapi PC/laptonya MBR, atau sebaliknya. Anda bisa pakai cara ini untuk mengatasinya
Masih di layar pemilihan partisi Windows, tekan kombinasi tombol ini:
Shift + F10. Lalu Command Prompt akan terbuka.
lalu tekan Enter
Terus tekan Enter lagi
Biasanya: Disk 0: SSD / HDD utama, sedangkan Disk 1: Flashdisk installer
Contoh: kalo windows mau diinstall ke Disk 0, ketik:
select disk 0
Terus tekan Enter
Kalo udah berhasil, bakal muncul notifikasi bahwa disk udah dipilih.
Ketik: clean
Terus tekan Enter lagi
Catatan penting: Perintah ini akan menghapus seluruh partisi dan data di disk tersebut.
Jika menggunakan UEFI (umumnya untuk PC/laptop modern)
Ketik: convert gpt
Terus tekan Enter
Kalo pake Legacy/CSM
Ketik: convert mbr
Terus tekan Enter
Pastikan mode BIOS dan tipe disk tidak tertukar.
Ketik: exit
Lalu tekan Enter
Kemudian tutup Command Prompt.

Apabila sudah muncul tampilan countdown (hitungan mundur) untuk restart seperti dibawah ini, silahkan anda klik Restart now lalu cabut USB dan tunggu sampai masuk ke setup awal tampilan windowsnya.

Setelah PC/laptop anda booting dan masuk ke tampilan desktop seperti dibawah ini, anda sudah berhasil mengikuti 90% cara install ulang yang saya berikan.

meng-install Driver untuk:
Menurut saya, jangan jadikan patokan utama untuk men-download driver dari penyedia pihak ke 3 seperti DriverPack Online ataupun software driver otomatis lainnya, pastikan anda mendownload dan menggunakan driver dari website resmi brand PC/laptop nya, alternatifnya boleh dipakai apabila dari website resmi sudah tidak ada.
Jalankan update sampai tidak ada update yang tersisa, termasuk optional update juga (driver)
Cek nya di: Settings > Activation. Kalo belum aktif masukkan lisensi windows yang anda punya
Anda bisa cek beberapa bagian ini:
Jika semua sudah terasa aman dan normal, SELAMAT anda sudah berhasil menginstall windows di PC/laptop anda sendiri.
I'm bob, A expert technology enthusiast with a strong interest in knowledge development and lifelong learning.