Ventoy, Tool USB Multiboot Praktis dan Tanpa Ribet

Ventoy dengan tagline mereka “A New Bootable USB Solution” hadir sebagai inovasi teknis dalam pembuatan USB bootable dengan pendekatan berbeda dari metode biasa.


Berdasarkan pengalaman pribadi saya, saat awal menekuni dunia software terutama untuk sistem operasi komputer, yang paling cukup menguras waktu adalah gonta ganti dalam membuat USB bootable.

Dulu, pernah ada kondisi dimana saat USB bootable yang saya punya berisi windows 10, lalu ada pelanggan lain datang mau meng-inul (install ulang) windows di komputernya dengan versi yang berbeda (windows 11). Jadi, saya harus membuat lagi dari awal USB bootable nya untuk di isi windows 11. Namun, hal seperti itu tidak akan terjadi lagi karena sudah ada software yang bisa multibootable dan menjadi salah satu yang populer juga di antara software USB multibootable lainnya, rilis tahun 2020 yaitu Ventoy. Dengan demikian, waktu yang digunakan dalam membuat bootable bisa lebih efisien.

Kenapa saya pilih Ventoy? karena menurut saya paling mudah dan fleksibel juga untuk membuat multibootable nya.


Berikut ini beberapa fitur inti ventoy

  • Multiboot USB

Satu flashdisk bisa di isi banyak ISO.

  • Copy paste ISO tanpa format ulang

Tidak perlu repot membuat ulang bootable tiap ganti ISO.

  • Support BIOS & UEFI

Termasuk juga opsi untuk Secure Boot.

  • Mendukung banyak OS

Windows, Linux, WinPE dan tool recovery.

  • Tidak mengubah file ISO

Boot bisa langsung dari ISO aslinya.


Dalam kelancaran membuat multibootable ada beberapa hal yang harus anda siapkan

  1. USB flashdisk kosong
    Saya merekomendasikan untuk menggunakan kapasitas yang besar, seperti 32 GB, 64 GB atau bahkan 128 GB kalo memang anda berniat memasukkan banyak ISO sekaligus. Intinya sesuaikan saja kapasitas flashdisk dari seberapa banyak file ISO yang anda butuhkan.
  2. File ISO
    Pastikan selalu meng-unduh melalui website resmi system operasi (OS) nya atau tempat yang di rekomendasikan oleh developer agar tetap aman.

Langkah – langkah membuat multibootable Ventoy

  • Download versi ventoy terbaru di website mereka.
  • Extract filenya, jika sudah buka foldernya.
  • Klik kanan file Ventoy2Disk.exe, kemudian pilih Run as administrator.
  • Akan terbuka tampilan Ventoy seperti ini:
ventoy
ventoy2Disk X86
  • Colokkan flashdisk yang mau digunakan untuk membuat multibootable ke PC/laptop anda.
  • Klik icon yang saya beri tanda untuk me-refresh:
  • Pastikan flashdisknya terdeteksi dan sudah sesuai.
  • Klik tulisan Option yang berada di pojok kiri atas, lalu centang: secure boot support.
  • Partition style biarkan default aja karena ventoy support keduanya, GPT maupun MBR.
  • Klik install, kemudian ketikkan kata: YES di kolom yang disediakan. Setelah itu klik Ok.
  • Kemudian klik yes, terus klik yes lagi.
  • Tunggu proses pembuatan flashdisk multibootable nya hingga selesai.
  • Setelah selesai klik Ok.
  • Setelah itu, anda bisa close/tutup aja software ventoy nya.

Proses install ulang menggunakan ventoy

  • Masukkan file ISO yang ingin anda pakai.

Copy file ISO nya lalu paste kan ke dalam flashdisk ventoy nya tadi, lalu tunggu hingga proses nya selesai.

  • Setelah semuanya selesai, jangan lupa backup semua data yang diperlukan.
  • Kemudian restart PC/laptop nya lalu masuk ke menu BIOS. Jika anda belum tau cara masuk ke BIOS, bisa klik artikel kami di sini.
  • Mengatur boot priority.

buka menu boot, pilih yang boot option #1. Kemudian klik Enter lalu ganti ke flashdisk ventoy anda tadi.

  • Pencet tombol shortcut yang perintahnya save configuration and exit, terus klik Ok. maka PC/laptop anda akan booting otomatis ke multibootable ventoy nya.
  • Jika sudah masuk ke tampilan ventoy seperti dibawah ini, maka akan muncul daftar/list ISO yang sudah anda masukkan sebelumnya.
contoh list ISO
  • Pilih ISO yang ingin anda install lalu tekan Enter.

Lanjut aja proses install ulang nya seperti biasa hingga selesai, detail lengkap nya bisa anda baca di artikel kami yang ini.

  • Setelah berhasil masuk ke tampilan desktop lanjut ke tahap penyelesaian diantaranya, aktivasi windows, install semua driver dan software yang anda perlukan.

Namun, apabila anda mengalami error “Verification Failed: Security Violation” seperti dibawah ini setelah booting dari menu BIOS, akan saya jelaskan cara mengatasinya dengan cara Enroll.

  • Silahkan tekan tombol Enter untuk mengklik Ok.
  • Tekan tombol apa saja agar masuk ke opsi MOK management.
  • Setelah masuk MOK management, silahkan anda plih opsi yang Enroll key from disk, kemudian tekan tombol Enter.
  • Tekan kursor panah kebawah pilih yang VTOYEFI, lalu tekan lagi tombol Enter.
  • Kemudian tekan lagi kursor panah kebawah sampe ke opsi ENROLL_THIS_KEY_IN_MOKMANAGER.cer. kemudian tekan tombol Enter lagi.

Pilih yang Continue, lalu tekan lagi tombol Enter.

  • Lalu pilih YES, kemudian tekan tombol Enter.
  • Pilih Reboot, lalu tekan lagi tombol Enter.

Setelah itu anda akan kembali ke tampilan ventoy di tahap daftar/list untuk memilih file ISO yang akan anda install dan silahkan lanjutkan ke tahap berikutnya hingga selesai.

Jika semuanya sudah, maka PC/laptop anda sudah siap digunakan.


Saya juga ada tips untuk anda buat jaga-jaga

jika terjadi sesuatu hal pada PC/laptop anda yang menyebabkan tidak bisa masuk ke windows secara normal, silahkan download ISO dari Hiren’s BootCD PE yang mana tool ini sangat cocok untuk ventoy, memiliki beberapa fungsi di antaranya untuk menyelamatkan data – data yang diperlukan, bisa juga untuk mengahapus virus dan mengganti password. Jadi, sekalian bisa anda masukkan juga ke dalam flashdisk bootable ventoy nya.


Jika diperlukan, anda juga bisa mengganti format partisi ventoy dari ExFAT ke NTFS

  1. Jalankan file Ventoy2Disk.exe, kemudian pilih Run as administrator.
  2. Klik tulisan Option.
  3. Pilih opsi partition configuration.
  4. Ganti file system nya ke NTFS, kemudian klik Ok.
  5. Lalu klik Install. Setelah selesai, masukkan ulang file ISO yang akan anda pakai ke dalam flashdisk ventoy nya.

Itulah cara yang bisa saya bagikan untuk membuat USB multibootable menggunakan ventoy dan sharing beberapa tips berdasarkan pengalaman yang saya alami, semoga bermanfaat.

I'm bob, A expert technology enthusiast with a strong interest in knowledge development and lifelong learning.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel terkait